This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 01 Mei 2015

RASA YANG TERBEBANI



Ketika dunia ini terbalik, aku harus siap berada di dua arah yang bermusuhan dimana ketika hidup dan kesenangan bersamaku, dan ketika bagaimana Tuhan mengujiku dengan garis tangan-Nya.
Di detik yang sama waktu mengajakku mengembara dalam dimensinya “dulu”, sontak hati ku menganga, iba ku menjerit dan sesal membumbung tinggi hingga mampu membucahkan seluruh air mata ku.

Tak ada yang mampu menggantikan posisimu, maafkan aku telah meninggalkan mu kemarin hari, aku telah menyia-nyiakan kasihmu, dan kini penyesalanku telah sempurna, karena kau telah memiliki pribadi baru untuk mengisi hatimu, sahabat kecilku, tak pernah ada sedikitpun benci untuknya, karena aku yakin dia lebih pantas untukmu dan aku hanyalah pribadi bodoh yang begitu mudahnya membuang hatimu, dan membiarkannya untuk diambil orang lain dengan mudah.


Beberapa hari kemarin aku melihatmu bersanding dengan nya dalam sebuah foto di jaringan sosial dunia maya, tak mampu lagi kusembunyikan cemburu berapi dalam jiwaku. Seluruhnya terkuasai dan di akhir foto itu berkelebat, tanpa terasa seonnggok air menggenang di sudut mataku hingga terjatuh karena tak tertahankan lagi,tak hanya itu sebuah status yang ia buat pun mampu membuat gelora dalam darahku naik hingga aku pun tak sadar bahwa perasaanku telah hanyut begitu jauh, badanku tiba-tiba melemas entah kenapa, untunglah semuanya berakhir cepat saat Nina teman seasrama memergokiku tengah melamun, “hei” sontak aku berbalik dengan hati masih dag dig dug dan berakhir dengan menghela, “mmmhh” yang dikagetin menjawab datar. “lo ngelamun?” lanjutnya, “mau jadi miss galau nie ye!” sambungnya diakhiri dengan mencubit pipiku, dan hanya beberapa detik setelahnya, Nina pergi.

Lamunanku jauh menerawang sang waktu, meinginkanku untuk mengingat masa-masa ku bersamanya DULU.
“jangan pernah kau ragukan aku disini, karena sekejap pun aku tak akan pernah berpaling darimu, ingat! sekejap pun” tutur yang diakhiri dengan senyuman yang merebah menghiasi parasnya, alisnya yang tebal bagai nyiur yang melambai di pesisir pantai menginginkan ombak menyentunya, begitu kuat, mata yang cokelat pekat menambah bumbu ketampanan yang sempurna sebagai ciptaan Tuhan yang satu ini, dagu yang seolah dua bukit yang menjulang tinggi dan terpisahkan oleh aliran sungai kecil, kali ini pun seolah Tuhan tak hentinya memahat makhlukNya dengan berbagai cara untuk menunjukan kekuasaanNya, begitu memikat memang, namun saat itu hanya ada sedikit rasa untuknya, dan aku terkesan lebih mengabaikannya, meski disekelilingku mengutukku karena telah tega menaruhnya dalam status yang penuh dengan ketidak pastian, anehnya yang dikutuk tak pernah menaruh perhatiannya

Kesadaran membawaku akan sebuah kebahagian yang pernah menghampiriku namun aku membuangnya dan membiarkan orang lain mengambilnya dengan mudah, saat itu aku benar-benar tak berpikir bahwa dia adalah titik tumpu kebahagian ku di langkah-langkahku di kemudian hari, namun disana aku justru mengasingkannya tanpa merasa terbebani sedikitpun, hari-hariku bersamanya sangatlah singkat.
Saat ini aku tak memungkiri akan rasa ini yang kemudian hadir kembali setelah sekian lama telah ku abaikan, dan saat dimana rasa ini telah ada, dunia seakan mengutukku akan sikapku padanya dulu, aku menyayanginya namun sisi lain dia memiliki rasa yang tak hanya untukku, dan dia telah memiliki pribadi baru dalam hatinya, aku tau dan aku sadar waktu takkan pernah kembali dan mentari pun akan enggan untuk kembali pada posisi saat dimana ia mulai terbit. keadaanku sungguh memilukan, bagaimana tidak! aku telah mencoba untuk mencintai orang lain, namun tak ku temukan seorang pun di antara mereka yang tulus, entah itu karena uang yang kumiliki atau kebaikanku yang berlebihan sehingga aku dimanfaatkannya, aku beruntung Tuhan masih bersamaku, ia tak membiarkanku terlarut dalam keegoisan dan kepalsuan cinta.

Ketika semuanya terdiam dalam hangat kasih sayang bersama balutan selimut-Nya, aku masih terjaga bersama laptop mini yang selama setengah tahun ini menemani setiap huruf dalam lembar slide yang ku buat.
Sesekali mataku melirik handphone yang sengaja ku letakkan di samping tempat tidurku, dan tak ku sembunyikan harapku, berharap dia tak lupa mengirim e-mail singkat sebelum dia tidur. Tak terasa mataku telah menatap handphone selama 2 jam, namun pesan singat yang kutunggu tak kunjung ku terima “apakah kamu lupa?, apakah kamu sudah tidur? apakah dia melarangmu untuk berpesan denganku?”, otakku terus berputar menanyakan akan adanya diri nya, alam di bawah rasa ku menyadarkanku akan posisiku yang kembali membuat mata ini meleleh, “aku tau diri,sekarang dia bukanlah dia yang dulu, aku siapa dan dia pun siapa?”.

Aku mencoba untuk berbicara pada ibu tentang semua hal di sekelilingku, Di sela-sela ceritaku bersama ibu, kusempatkan untuk menanyakan perihal pendapatnya mengenai aku dengan nya, dengan tegas ibu melarangku, bukan karena beliau tak setuju atau pun karena dia tak mempunyai pendidikan tinggi, alasan ibu hanya satu, karena dia sekarang telah dimiliki oleh orang lain, mungkin ibu benar tak harus rasa ini ada dan tak harus aku terus memikirkannya karena sekarang lain dengan dulu, aku tak mau keegoisan ku menghancurkan semuanya, baiknya aku pergi jika dia enggan untuk memilih antara aku dan “dia”. Jika memang harus aku yang sakit, aku terima karena ini pilihanku, aku yakin “dia” jauh lebih baik dan mampu membahagiakannya lebih dariku. Yang tersisa hanyalah memory yang telah rapuh dimakan rayap.
Mencintai dan dicintaimu adalah hal terindah yang pernah kualami selama hidupku, aku tak akan melupakanmu namun aku akan membuang semuanya tentangmu.

Kuakui ini duri dalam istana barumu
Kuakui ini parasit dalam fikirmu
Berbagai koas ku toreh dalam kanfasku yang usang
Namun aku tak menemui suka,
Lukisanku tak mau bergerak,
Seolah semua tintaku tak memiliki warna
Kian luntur jika kubuat
Masa ku dengan mu tak ingin pergi
Mereka tetap diam dalam sepi
Sepi yang tak kunjung menemui akhir
Aku tak mampu untuk terus bertahan dalam keadaan yang sama, butuh hati yang siap untuk bersabar dan tersakiti, aku memang menginginkan berbahagia bersamamu namun apa artinya bahagiaku jika kau tak bahagia. karena sekarang aku sadar bahagiaku bukan hanya bahagiaku saja, tapi bahagiamu, meski itu bukan bersamaku.
Rasa ini seolah gunung tinggi yang yang tak mampu ku daki. Entah aku harus berhenti atau terus berjalan…
Dan aku mengalah untuknya…

TAMAT

KU INGIN NAMAKU DIHATIMU

Awalnya kita dipertemukan dalam suatu keadaan yang tak memungkinkan kita bertegur sapa, hanya melihat dan mendengar sentakan kaki mu saat engkau lewat di hadapan ku. Senyumanmu membuat hatiku hilang kendali ku ingin rasanya mengobrol lama denganmu. Bukan hanya melihat tebar senyumnya ku merasa bahwa diriku ingin selalu dekat mu. Sekolah ini mempertemukan kita dimana kita saling tidak tau nama. Kita sama-sama menjadi siswa baru yang tentunya akan melakukan beberapa tahap untuk memulai sekolah di SMA pilihan kita begitu pendatang siswa baru di SMA ini. Namun betapa ku merasa cinta yang kurasa mungkin takkan terbalas saat ku melihat sosok wanita yang cantik, pintar dan sangat menawan itu. Dan ku berpikir akan membuang perasaan bodoh ku ini, karena ku sadar namaku mungkin tak pernah dia tahu apalagi dia ingat.

Beberapa hari MOS saatnya pemilihan king and quen, ku melihat dia mendaftarkan dirinya dalam seleksi tersebut. Saat itu penunjukkan bakat dia memainkan gitar dan bernyanyi “PRICE TAG”. Ku melihat dan menatapnya dan membuat ku yakin “aku harus melupakan orang yang disorot mataku ini” aku terus meyakinkan diriku. Namun dia tidak terpilih menjadi king, melainkan teman ku sendiri yaitu seperguruan ku Bela diri taekkwando di Tridinanti. Tentunya temanku menunjukkan keahliannya Bela dirinya, ku sangat tau temanku itu dia sangat hebat dalam hal Bela Diri di Taekkwando. Kekalahannya dalam seleksi king di sekolah tidak membuat ketenaran dia di sekolah mejadi luput justru semakin tenar.

Mos telah selesai saatnya bersekolah yang sebenarnya yang tentunya tiada hari tanpa buku. Beberapa hari belajar di sekolah, ada pengumuman untuk mengikuti OSIS. yang tentunya akan melalui beberapa tahap penyekleksian. Ku mengikutinya itu hari minggu tahap penyekleksian yaitu Tes lari lari di lapangan, lalu kedua tes tertulis. semua itu aku lulus namun ada satu tes lagi yaitu tes wawancara. Disaat tes wawancara ku melihat lelaki yang ku sukai itu “Ya Tuhan, jantung ku terasa debar-debar saat dia menegur ku”
Kami sama-sama tes penguasaan agama. Namun sayangnya aku Gagal dalam tes terakhir ini yah wawancara ku ketahui dalam tes wawancara bahasa inggris aku tak bisa ini, yang mengakibatkan kegagalan ku. Dan aku menerima kegagalan ku, dan mecoba melupakan semua ini, ini bukan akhir semuanya.

Beberapa hari bersekolah, mulai belajar, mengenal watak teman, mengenal pula watak guru, rutnititas di sekolah membuat ku lupa akan perasaan ku terhadap lelaki yang ku suka awal masuk sekolah ini. Mungkin karena teman temanku yang selalu membuat ku tertawa, watak mereka yang bermacam macam. Juga kesibukan tugas sekolah serta tentunya kebersamaan ku bersama temanku membuat perasaan ku nyaman dan ku telah mengiklaskan perasaan ku yang tak terbalas itu. Dan kutahui dia itu siapa dan aku siapa.
Kehidupan ku bukan tujuan lantaran ingin bersama dia, memiliki dia. 

Namun ku hidup lantaran orangtua ku, keluarga ku, sahabat ku, serta orang-orang mengenal ku. Aku ingin hidup bukan untuk mendapat cinta, mendapat perhatian ataukah menjadi nomor satu di hati mereka mengenal ku. Namun aku ingin namaku selalu di hati mereka yang mengenal ku. Ku ingin menciptakan kenyamanan saat mereka di dekat ku. Namaku diingat itu sudah cukup, nyaman di dekatku. Itu sudah cukup aku tak berharap harap apa-apa. Tuhan itu telah mengatur takdirku, tinggal aku yang menjalaninya dengan baik, jika ada cobaan itu adalah bukti Tuhan itu menguji kecintaan ku kepadanya serta mendewasakan aku.

Ku hidup jalani semua apa yang telah ditakdirkan kepadaku, aku jalani bukan untuk mencari kebahagian namun aku mencari makna setiap detik, menit, bakal hari demi hari bakal tahun berganti tahun. Suatu makna yang membuat aku penasaran apa yang akan terjadi dan terjadi di hidup ku. Kesedihan maupun tawa itu tentunya akan berputar dan berputar kembali. Aku ingin belajar, aku ingin mengenal dunia, aku ingin keberadaan ku membuat nyaman mereka.

Aku mencintainya Tuhan, aku sangat ingin memilikinya Tuhan namun aku harus menyadari dan berpikir “apa yang ku lakukan setelah dia mencintai ku?, Apa aku begitu saja bahagia, apa aku akan terus dia cintai?
Itu memberi beban pikiran ku. Tuhan apa yang telah ditakdirkan untukku aku hanya minta.

Tuhan tetaplah engkau menemani ku disaat semua orang meninggalkanku.
Tuhan bantu aku berdiri, jika aku terjatuh dan menyiksa diriku sendiri.
Tuhan jangan membuat cinta seseorang membutakan ku terhadap cintamu.
Biarkan aku mencari makna hidup ini sebelum ku pergi
Jadikan aku seseorang mengerti dan belajar wakta mereka
Jangan kemarahan dan keegoisan ku menghancurkan ku
Sendiri.

Tuhan ku serahkan cinta ku engkau yang mengatur.
Cinta yang menyakitkan, cinta yang bahagia biarlah terjadi
Agar aku belajar dari kenyataan itu semua..
Aku percaya sangat percaya ada gelap di balik terang.
Seperti cahaya pagi dan cahaya malam.

Tak pernah ku sangka setelah setahun bersekolah, akhirnya aku menjadi kelas 2 SMA, namun betapa terkejutnya aku Tuhan mempertemukan dan menumbuhkan cinta ku yang hampir hilang.
Sekarang aku satu kelas dengannya, jujur bahagia sangat bahagia. Bahagia dia telah mengingat namaku, mengobrol denganku. Namun sekarang aku mengenal wataknya. Sekarang aku tak berharap dia mencintai ku atau kah tidak. Aku cuma menginginkan dia nyaman dengan ku dan dia mengingat namaku. Tuhan telah menyiapkan sesuatu untukku. Jika aku sekarang harus menangis lantaran dia mencintai yang lain, jika aku cuma temannya yang biasa baginya tidak apa apa, asalkan aku tetap bisa menjadi diriku sendiri. Aku tak ingin ngerubah semuanya untuk mendapatkannya. Biarlah cinta begini, ku percaya Tuhan menyayangi ku.

MANUSIA & PENDERITAAN

1.  Pengertian Penderitaan

    Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal  dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang berbeda –beda. Manusia dikatakan menderita apa bila dia memiliki masalah, depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.
   Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.  Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
     Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan. Penderitaan ada yang ringan dan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalan dalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang Ingin mengakhiri hidupnya.
    Penderitaan adalah termasuk realitas manusia di dunia. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan.Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan.

2.   Tentang  Siksaan

   Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah.Arti siksaan, siksaan berupa jasmani dan rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian, ketakutan.


Siksaan Yang Sifatnya Psikis :
Kebimbangan.
memiliki arti tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan dipilih.
Kesepian.
merupakan rasa sepi yang dia alami pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
Ketakutan.
adalah sebuah sesuatu yang tidak dinginkan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar – besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.

penyebab seseorang merasakan ketakutan, antara lain:
Claustrophobia dan agrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup.
Gamang adalah rasa takut akan tempat yang tinggi.
Kegelapan adalah rasa takut bila seseorang berada di tempat gelap.
Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
Kegagalan ketakutan dari seseotang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.

3.  Kekalutan Mental

Gejala-gejala permulaan pada orang yang mengalami kekalutan mental adalah sebagai berikut :
nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Selalu iri hati dan curiga, ada kalanya dihinggapi khayalan, dikejar-kejar sehingga dia menjadi sangat agresif, berusaha melakukan pengrusakan atau melakukan detruksi diri dan bunuh diri.
Komunikasi sosial putus dan ada yang disorientasi social
Kepribadian yang lemah atau kurang percaya diri sehingga menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri, ( orang-orang melankolis)
Terjadinya konflik sosial – budaya akibat dari adanya norma yang berbeda antara dirinya dengan lingkungan masyarakat.
Tahap – tahap gangguan jiwa :
Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohaninya.
Usaha mempertahankan diri dengan cam negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara benahan dirinya salah; pada orang yang tidak menderita gantran kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dan persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.
Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan
Krisis ekonomi yang berkepanjangan telah menyebabkan meningkatnya jumlah penderita penyakit jiwa, terutama gangguan kecemasan.
Dipicu oleh faktor psychoeducational. Faktor ini terjadi karena adanya kesalahan dalam proses pendidikan anak sejak kecil, mekanisme diri dalam memecahkan masalah. Konflik-konflik di masa kecil yang tidak terselesaikan, perkembangan yang terhambat serta tiap fase perkembangan yang tidak mampu dicapai secara optimal dapat memicu gangguan jiwa yang lebih parah.
Faktor sosial atau lingkungan juga dapat berperan bagi timbulnya gangguan jiwa, misalnya budaya, kepadatan populasi hingga peperangan. Jika lingkungan sosial baik, sehat tidak mendukung untuk mengalami gangguan jiwa maka seorang anak tidak akan terkena gangguan jiwa. Demikian pula sebaliknya. Gangguan jiwa tidak dapat menular, tetapi mempunyai kemungkinan dapat menurun dari orang tuanya. Namun hal ini tidak berlaku secara absolut.
Sebab-sebab Timbulnya Kekalutan Mental
Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
Terjadinya konflik sosial-budaya akibat adanya norma yang berbeda antara yang bersangkutan dan yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi.
Cara pematangan bathin yang salah dengan memberikan reaksi berlebihan terhadap kehidupan sosial; overacting sebagai overkompensasi dan tampak emosional.
Proses – proses kekalutan mental:
   Positif, bila trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang, akan disikapi untuk mengambil hikmah dari kesulitan yang dihadapinya, setelah mencari jalan keluar maksimal, tetapi belum mendapatkannya tetapi dikembalikan kepada sang pencipta yaitu Allah SWT, dan bertekad untuk tidak terulang kembali dilain waktu.
   Negatif, bila trauma yang dialami tidak dapat dihilangkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang dicita-citakan. Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Sedangkan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.

4.  Penderitaan dan Perjuangan

   Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik secara berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Manusia adalah makhluk berbudaya, dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini membuat manusia itu kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.
   Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidupnya. Allah berfirman dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.
  Pembebasan dari penderitaaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan namun yang Tuhanlah yang yang menentukan hasilnya.

5.  Pengaruh Penderitaan Terhadap Kelangsungan Hidup Manusia

   Penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
   Orang yang merasa dirinya menderita akan mendapat tekanan dari dalam jiwanya dan rasa malu. Tak jarang banyak manusia yang ingin mengakhir hidupnya karena tidak kuat menopang siksaan dalam hidupnya. Ini terjadi di karenakan  kekalutan mental. Kekalutan mental merupakan  suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacuan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya.
Gejala- gejala permulaan pada orang yang mengalami kekalutan mental sebagai berikut :
a) Fisiknya sering merasa pusing, sesak napas, demam dan nyeri pada lambung.
b) Jiwanya sering menunjukkan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis (kurangnya emosi, motivasi, atau antusiasme).
Terkadang kekalutan  mental bisa berujung pada gangguan jiwa  dikarenakan kepribadiaan yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna sehingga orang tersebut merasa rendah diri.

6. Contoh–contoh Penderitaan dan Penyebabnya

Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi  menjadi 2 bagian sebagai berikut :
Nasip buruk penderitaan ini karenakan perbuatan buruk manusia yang dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan alam sekitarnya. Perbedaan nasip buruk dan takdir adalah jika takdir di tentukan oleh tuhan sedangkan nasib buruk penyebabnya Karena ulah manusia itu sendiri. Contohnya : penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan. Namun dengan kesabaran dan tawakal dan optimise  merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.
Kehilangan orang tua, setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita jumpa dan sangat sedih tentunya .tapi kesedihan Karena penderitaan diharapkan tidak berlarut larut karena semua manusia yang hidup pasti akan kembali kepada tuhannya.
Kemiskinan , banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh tuhan.
Bencana, tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit di sembuhkan.

MANUSIA & CINTA KASIH


Manusia dan Cinta Kasih
  


A.    Pengertian cinta kasih 
 
Menurut kamus bahasa indonesia W.J.S Poerwa Darminta.
Cinta adalah rasa sangat suka atau rasa sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
Sedangkan, kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.
Maka, pengertian cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta kepada sesorang. Dan, cinta kasih bisa juga diartikan sebagai perasaan suka atau sayang kepada seseorang dan juga disertai dengan menaruh belas kasih.

Cinta bisa dibina secara baik apabila ada 4 unsur, yaitu :
·         Pengasuhan
·         Tanggung jawab
·         Perhatian
·         pengenalan

menurut Dr. Sarlito W. Sarwono juga mengemukakan pendapat bahwa cinta juga memiliki 3 unsur, yaitu :
·         ketertarikan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia.
·         Keintiman adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua.
·         Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.
Berdasarkan “Triangular Theory of Love” disebutkan beberapa bentuk-bentuk (wajah) cinta, yaitu :
1.    Menyukai (liking) atau pertemanan karib (friendship), yang cuma memiliki elemen intimacy. Dalam jenis ini, seseorang merasakan keterikatan, kehangatan, dan kedekatan dengan orang lain tanpa adanya perasaan gairah/nafsu yang menggebu atau komitmen jangka panjang.

2.    Tergila-gila (infatuation) atau pengidolaan (limerence), hanya memiliki elemen passion. Jenis ini disebut juga Infatuated Love, seringkali orang menggambarkannya sebagai “cinta pada pandangan pertama”. Tanpa adanya elemen intimacy dan commitment, cinta jenis ini mudah berlalu.

3.    Cinta hampa (empty love), dengan elemen tunggal commitment di dalamnya. Seringkali cinta yang kuat bisa berubah menjadi empty love, yang tertinggal hanyalah commitment tanpa adanya intimacy dan passion. Cinta jenis ini banyak dijumpai pada kultur masyarakat yang terbiasa dengan perjodohan atau pernikahan yang telah diatur (Era Siti Nurbaya dan Datuk Maringgih?)

4.    Cinta romantis (romantic love). Cinta jenis ini memiliki ikatan emosi dan fisik yang kuat (intimacy) melalui dorongan passion.

5.    Cinta persahabatan sejati (companionate love). Didapatkan pada hubungan yang telah kehilangan passion tetapi masih memiliki perhatian dan intimacy yang dalam serta commitment. Bentuk cinta seperti ini biasanya terjadi antar sahabat yang berlawanan jenis.

6.    Cinta semu (fatuous love), bercirikan adanya masa pacaran dan pernikahan yang sangat bergelora dan meledak-ledak (digambarkan “seperti angin puyuh”), commitment terjadi terutama karena dilandasi oleh passion, tanpa adanya pengaruh intimacy sebagai penyeimbang.

7.    Cinta sempurna (consummate love), adalah bentuk yang paling lengkap dari cinta. Bentuk cinta ini merupakan jenis hubungan yang paling ideal, banyak orang berjuang untuk mendapatkan, tetapi hanya sedikit yang bisa memperolehnya. Sternberg mengingatkan bahwa memelihara dan mempertahankan cinta jenis ini jauh lebih sulit daripada ketika meraihnya. Sternberg menekankan pentingnya menerjemahkan elemen-elemen cinta ke dalam tindakan (action). “Tanpa ekspresi, bahkan cinta yang paling besar pun bisa mati” kata Sternberg.

Non Love, adalah suatu hubungan yang tidak terdapat satupun dari ketiga unsur tersebut. hanya ada interaksi namun tidak ada gairah, komitmen, ataupun rasa suka.

B.  cinta menurut ajaran agama

·         cinta diri

mencintai segala sesuatu yang baik pada dirinya, dan sebaliknya dia membenci sesuatu yang dapat menghalangi dirinya.
Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindar dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammad SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hal gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan.

·         cinta kepada sesama manusia

agar dapat hidup dengan penuh kesabaran dan keharmonisan dengan sesama manusia, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada orang lain.

·         cinta seksual

dorongan cinta seksual yaitu suatu fungsi penting untuk malahirkan keturunan demi kelangsungan jenis, maka dari dorongan cinta seksual tersebut terbentuklah keluarga. Hal tersebut merupakan emosi alamiah dalam diri manusia yang tidak diingkari, tidak ditentang ataupun ditekannya. Namun, dalam ajaran agama islam pengendalian dan penguasaan cinta ini dengan cara yang sah yaitu, dengan perkawinan.


·         cinta kepada allah


Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentu seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.

C.  Pemujaan 

Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia terhadap tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk ibadah. Kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini karena pemujaan kepada tuhan adalah inti, makna kehidupan yang sebenarnya, sebabnya tuhan lah yang menciptakan alam semesta.
Pemujaan manusia sebenarnya ingin berkomunikasi dengan tuhannya. Manusia memhon ampunn perlindungan dll kepada tuhannya.

D.  Kasih sayang 

Menurut kamus umum bahasa indonesia W.J.S Purwodarmito kasih sayang diartikan dengan perasaan sayang atau cinta kepada seseorang. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Kasih sayang ada dua bentuk yaitu, kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang, Kasih sayang juga dasar komunikasi dari keluarga.
Kata kasih dan sayang itu mengandung pengertian yang sangat luas. Dan yang pasti setiap insan manusia perlu tahu dan mengerti apa makna kasih sayang yang sebenarnya, sekaligus memilikinya di dalam sanubari. Seseorang akan terlanda kekeringan jiwa jika hidup tanpa memiliki kasih maupun sayang. Apapun yang terjadi, pasti dia akan selalu ingin cintai sekaligus mencintai orang lain. Dari pertama kali lahir di dunia sampai ajal menjemput.

Yang dimaksud dengan kasih dan sayang di sini bukan sekadar hubungan cinta atau asmara antara seorang laki-laki dan perempuan saja. Namun lebih bersifat universal. Sehingga hal ini bisa terjadi terhadap sahabat, saudara, keluarga dan lain-lain. Dan yang perlu ditekankan adalah, bahwa kasih dan sayang yang tulus itu selalu punya sifat yang ikhlas dan lebih banyak memberi daripada menerima. Kepentingan diri sendiri sering dinomor duakan demi memberi kebahagiaan pada orang yang dikasih dan disayanginya.


E.  Kemesraan 

Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab.kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam.

F. Pemujaan

Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia terhadap Tuhan. Kecintaan manusia terhadap Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupaan manusia. Hal ini dikarenakan pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupaan yang sebenarnya. Penyebab hal tersebut terjadi karena Tuhan pecipta alam semesta. Seperti dalam surat Al-furqan ayat 59-60 yang menyatakan: “dia yang menciptakan langit dan bumi beserta apa-apanya diantara keduanya dalam 6 rangkaian masa, kemudian dia bertahta diatas singgah sananya. Dia maha pengasih, maka tanyakanlah kepadaNya tentang soal-soal apa yang perlu diketahui.” Selanjutnya ayat 60, “bila dikatakan kepada mereka, sujudlah kepada Tuhan yang Maha Pengasih.”

Kalau manusia cinta kepada Tuhan karena Tuhan sungguh maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kecintaan manusia itu dimanivestasikan dalam bentuk pemujaan atau sembahyang. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama,kepercayaan,kondisi dan situasi. Sembahyang dirumah, dimasjid, digereja,dipura,dicandi, bahkan ditempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan. Oleh karena itu, pemujaan ini sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal itu berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya,mohon perlindungan,mohon dilimpahkan kebijaksanaan,dsb. 

Pemujaan dapat menimbulkan daya kreatifitas pecintanya dengan cara mencipta. Banyak kita temui Arca-arca yang menggambarkan dewa-dewa yang dipuja dalam kesenian pahat.
Seni tari pun ada pula yang bersifat mengagungkan nama Tuhan atau yang dianggap “Tuhan”. Misalnya Tari Sanghyang Dedari dan Tari Sangyang Jaran di Bali adalah Tarian yang bersifat Keagamaan. Tarian ini hanya ditarikan pada upacara agama, tidak boleh ditonton oleh para turis, penontonnya pun terbatas serta ditarikan pada dini hari tidak sembarang waktu.
Di Jawa pemujaan diungkapkan dalam bentuk wayang kulit. Dalang wayang kulit dianggap orang lebih daripada orang awam. 

Dalam seni musik, banyak didendangkan lagu yang bersifat mengagungkan nama Tuhan. Lagu-lagu keagungan Tuhan bukan hanya terdapat dalam agama Kristen atau Katholik saja, gama Islam,agama Hindu dan Agama Buddha pun mengenal lagu-lagu keagungan Tuhan. Bahkan lagu modern pun ada lagu yang mengagungkan nama Tuhan.
 
 G. Belas Kasihan 

Belas kasihan adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain. Rasa belas kasihan membuat orang-orang merasa iba sehingga ingin menolong atau memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan atau meringankan beban orang-orang yang mengalami kesulitan atau musibah.
Belas kasihan juga dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia. Jadi sesama umat manusia kita harus saling tolong menolong untuk meringankan beban setiap orang yang mengalami kesulitan. Sehingga setiap orang dapat merasakan kebahagiaan.
Belas kasihan dapat menimbulkan daya kreatifitas yang berarti orang yang dapat berbuat,berkarya,mencipta,dsb. Kreatifitas itu bisa dalam bentuk seni yaitu seni suara,seni sastra,dll.

H. Cinta Kasih Erotis

Dalam cinta kasih persaudaraan merupakan cinta kasih antar orang yang sama dan sebanding. Sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadapa orang lemah yang tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara keduanya tetapi mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas hanya seorang saja. Berlawanan dengan 2jenis cinta kasih diatas adalah cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
Cinta kasih erotis seringkali dicampur baurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta. Mulai dari pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba atau sementara saja. Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh nafsu dan rasa ingin lebih memiliki lebih.